Tampilkan postingan dengan label Chicken Soup for the Soul. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Chicken Soup for the Soul. Tampilkan semua postingan

Kamis, 25 November 2010

Malam Pertama ? Setelah Di dunia


Malam pertama…
Malam itu ialah Malam Pertama Di Alam Kubur

Pernahkah engkau melihat kuburan?Pernahkah engkau melihat gelapnya kuburan?Pernahkah engkau melihat sempit dan dalamnya liang lahat?Pernahkah engkau membayangkan kengerian dan kedahsyatan alam kubur?Sedarkah engkau bahawa kuburan itu dipersiapkan untukmu dan untuk orang-orang selain darimu?Bukankah telah silih berganti engkau melihat teman-teman, orang-orang tercinta dan keluarga terdekatmu diusung dari dunia fana ini ke kuburan?

Apakah Malam Pertama Kita di Alam Kubur Nanti Asyik dan Nikmat atau Penuh Derita dan Sengsara? Wahai anak Adam, apa yang telah engkau persiapkan saat malam pertamamu nanti di alam kubur?

Tidakkah engkau tahu, bahawa ia adalah malam yang sangat mengerikan. Malam yang kerananya para ulama’ serta orang-orang yang soleh menangis dan orang-orang bijak mengeluh. Apa tidaknya, kala itu kita sedang berada di dua persimpangan dan di dunia yang amat berbeza. ”Suatu hari pasti engkau akan tinggalkan tempat tidurmu (di dunia), dan ketenangan pun menghilang darimu. Bila engkau berada di kuburmu pada malam pertama, demi Allah, fikirkanlah untung nasibmu dan apa yang akan terjadi padamu di sana?”

Hari ini kita berada di dunia yang penuh keriangan dengan anak-anak, keluarga dan sahabat handai, dunia yang diterangi dengan lampu-lampu yang pelbagai warna dan sinaran, dunia yang dihidangkan dengan pelbagai makanan yang lazat-lazat serta minuman yang pelbagai, tetapi pada keesokannya kita berada di malam pertama di dalam dunia yang kelam gelap-gelita, lilin-lilin yang menerangi dunia adalah amalan-amalan yang kita lakukan, dunia sempit yang dikelilingi tanah dan bantalnya juga tanah.

Pada saat kita mula membuka mata di malam pertama kita di alam kubur, segala-galanya amat menyedihkan, tempik raung memenuhi ruang yang sempit tapi apakan daya semuanya telah berakhir. Itukah yang kita mahukan? Pastinya tidak bukan? Oleh itu beramallah dan ingatlah sentiasa betapa kita semua akan menempuhi Malam Pertama Di Alam Kubur! Di dalam usahanya mempersiapkan diri menghadapi malam pertama tersebut, adalah diceritakan bahawa Rabi’ bin Khutsaim menggali liang kubur di rumahnya. Bila ia mendapati hatinya keras, maka ia masuk ke liang kubur tersebut.

Ia menganggap dirinya telah mati, lalu menyesal dan ingin kembali ke dunia, seraya membaca ayat: “Ya Rabbku, kembalikanlah aku semula (ke dunia), agar aku dapat berbuat amal soleh terhadap apa yang telah kutinggalkan (dahulu).” (Surah Al-Mu’minun, ayat 99-100)

Kemudian ia menjawab sendiri; “Kini engkau telah dikembalikan ke dunia wahai Rabi’..” Dan disebabkan hal tersebut, Rabi’ bin Khutsaim didapati pada hari-hari sesudahnya sentiasa dalam keadaan beribadah dan bertaqwa kepada Allah! Wahai saudaraku, tidakkah engkau menangis atas kematian dan sakaratul maut yang bakal menjemputmu? Wahai saudaraku, tidakkah engkau menangis atas kuburan dan kengerian yang ada di dalamnya? Wahai saudaraku, tidakkah engkau menangis kerana takut akan hausnya di hari penyesalan? Wahai saudaraku, tidakkah engkau menangis kerana takut kepada api Neraka di Hari Kiamat nanti? Sesungguhnya kematian pasti menghancurkan kenikmatan para penikmatnya. Oleh itu, carilah (kenikmatan) hidup yang tidak ada kematian di dalamnya. “Ya Allah, tolonglah kami ketika sakaratul maut!”

Kematian itu pasti. Ia tidak meleset meski hanya sedetik. Ia biasa datang menyerap dengan tiba-tiba. Ia misteri. Kerananya setiap orang semestinya selalu siap. Dan tentu, husnul khatimah harus menjadi pilihan. Untuk mencapai itu, harus melalui jalan syari’at dengan menjalankan segala perintah dan menjauhi segala larangan Allah Ta’ala. Tanpanya, husnul khatimah itu nihil. Bukankah, perahu tak akan berjalan di daratan?

Wahai orang tua yang telah bongkok punggungnya dan dekat ajalnya, apakah engkau telah bersiap-siap menghadapi malam pertama? Wahai pemuda gagah yang bergelimang harta dan sejuta asa, apakah engkau telah bersiap-siap menghadapi malam pertama? Ia adalah malam pertama dengan dua wajah, mungkin menjadi malam pertama bagi malam-malam syurga berikutnya, atau menjadi malam pertama bagi malam-malam neraka selanjutnya.

sumber : pesan-hari-akhir.blogspot.com

Jumat, 15 Oktober 2010

6 Pertanyaan Untuk Kita Renungkan


Suatu hari Seorang Guru berkumpul dengan murid-muridnya. ..
Lalu beliau mengajukan enam pertanyaan.. ..

Pertama...
"Apa yang paling dekat dengan diri kita di dunia ini...???"
Murid-muridnya ada yang menjawab.... "orang tua", "guru", "teman", dan "kerabatnya" ..
Sang Guru menjelaskan semua jawaban itu benar...
Tetapi yang paling dekat dengan kita adalah "kematian".. ..
Sebab kematian adalah PASTI adanya....


Lalu Sang Guru meneruskan pertanyaan kedua...
"Apa yang paling jauh dari diri kita di dunia ini...???"
Murid-muridnya ada yang menjawab... "negara Cina", "bulan", "matahari", dan "bintang-bintang" ...
Lalu Sang Guru menjelaskan bahwa semua jawaban yang diberikan adalah benar...
Tapi yang paling benar adalah "masa lalu"...
Siapa pun kita... bagaimana pun kita...dan betapa kayanya kita... tetap kita
TIDAK bisa kembali ke masa lalu...
Sebab itu kita harus menjaga hari ini... dan hari-hari yang akan datang..


Sang Guru meneruskan dengan pertanyaan yang ketiga...
"Apa yang paling besar di dunia ini...???"
Murid-muridnya ada yang menjawab "gunung", "bumi", dan "matahari".. ..
Semua jawaban itu benar kata Sang Guru ...
Tapi yang paling besar dari yang ada di dunia ini adalah "nafsu"...
Banyak manusia menjadi celaka karena memperturutkan hawa nafsunya...
Segala cara dihalalkan demi mewujudkan impian nafsu duniawi ...
Karena itu, kita harus hati-hati dengan hawa nafsu ini... jangan sampai
nafsu membawa kita ke neraka (atau kesengsaraan dunia dan akhirat)...


Pertanyaan keempat adalah...
"Apa yang paling berat di dunia ini...???"
Di antara muridnya ada yang menjawab... "baja", "besi", dan "gajah"...
"Semua jawaban hampir benar...", kata Sang Guru ..
tapi yang paling berat adalah "memegang amanah"...


Pertanyaan yang kelima adalah... "Apa yang paling ringan di dunia ini...???"
Ada yang menjawab "kapas", "angin", "debu", dan "daun-daunan" ...
"Semua itu benar...", kata Sang Guru...
tapi yang paling ringan di dunia ini adalah "meninggalkan ibadah"...


Lalu pertanyaan keenam adalah...
"Apakah yang paling tajam di dunia ini...???"
Murid-muridnya menjawab dengan serentak... "PEDANG...!! !"
"(hampir) Benar...", kata Sang Guru
tetapi yang paling tajam adalah "lidah manusia"...
Karena melalui lidah, manusia dengan mudahnya menyakiti hati... dan
melukai perasaan saudaranya sendiri...


Sudahkah kita menjadi insan yang selalu ingat akan KEMATIAN...
senantiasa belajar dari MASA LALU...
dan tidak memperturutkan NAFSU...???
Sudahkah kita mampu MENGEMBAN AMANAH sekecil apapun...
dengan tidak MENINGGALKAN IBADAH....
serta senantiasa MENJAGA LIDAH kita...???

Senin, 06 September 2010

Inilah Kisah Cerita Seorang Gadis Yang Harus Menjajakan Keperawanannya

Wanita itu berjalan agak ragu memasuki hotel berbintang lima . Sang petugas satpam yang berdiri di samping pintu hotel menangkap kecurigaan pada wanita itu. Tapi dia hanya memandang saja dengan awas ke arah langkah wanita itu yang kemudian mengambil tempat duduk di lounge yang agak di pojok.

Petugas satpam itu memperhatikan sekian lama, ada sesuatu yang harus dicurigainya terhadap wanita itu. Karena dua kali waiter mendatanginya tapi, wanita itu hanya menggelengkan kepala. Mejanya masih kosong. Tak ada yang dipesan. Lantas untuk apa wanita itu duduk seorang diri. Adakah seseorang yang sedang ditunggunya.


Petugas satpam itu mulai berpikir bahwa wanita itu bukanlah tipe wanita nakal yang biasa mencari mangsa di hotel ini. Usianya nampak belum terlalu dewasa. Tapi tak bisa dibilang anak-anak. Sekitar usia remaja yang tengah beranjak dewasa.

Setelah sekian lama, akhirnya memaksa petugas satpam itu untuk mendekati meja wanita itu dan bertanya:
' Maaf, nona … Apakah anda sedang menunggu seseorang? '
' Tidak! ' Jawab wanita itu sambil mengalihkan wajahnya ke tempat lain.
' Lantas untuk apa anda duduk di sini?'
' Apakah tidak boleh? ' Wanita itu mulai memandang ke arah sang petugas satpam..
' Maaf, Nona. Ini tempat berkelas dan hanya diperuntukan bagi orang yang ingin menikmati layanan kami.'
' Maksud, bapak? '
' Anda harus memesan sesuatu untuk bisa duduk disini '
' Nanti saya akan pesan setelah saya ada uang. Tapi sekarang, izinkanlah saya duduk di sini untuk sesuatu yang akan saya jual ' Kata wanita itu dengan suara lambat.
' Jual? Apakah anda menjual sesuatu di sini? '
Petugas satpam itu memperhatikan wanita itu. Tak nampak ada barang yang akan dijual. Mungkin wanita ini adalah pramuniaga yang hanya membawa brosur.
' Ok, lah. Apapun yang akan anda jual, ini bukanlah tempat untuk berjualan. Mohon mengerti. '

' Saya ingin menjual diri saya, ' Kata wanita itu dengan tegas sambil menatap dalam-dalam kearah petugas satpam itu.

Petugas satpam itu terkesima sambil melihat ke kiri dan ke kanan.
' Mari ikut saya, ' Kata petugas satpam itu memberikan isyarat dengan tangannya.
Wanita itu menangkap sesuatu tindakan kooperativ karena ada secuil senyum di wajah petugas satpam itu. Tanpa ragu wanita itu melangkah mengikuti petugas satpam itu.

Di koridor hotel itu terdapat kursi yang hanya untuk satu orang. Di sebelahnya ada telepon antar ruangan yang tersedia khusus bagi pengunjung yang ingin menghubungi penghuni kamar di hotel ini. Di tempat inilah deal berlangsung.

' Apakah anda serius? '
' Saya serius ' Jawab wanita itu tegas.
' Berapa tarif yang anda minta? '
' Setinggi-tingginya. .' '
' Mengapa?' Petugas satpam itu terkejut sambil menatap wanita itu.
' Saya masih perawan '
' Perawan? ' Sekarang petugas satpam itu benar-benar terperanjat. Tapi wajahnya berseri. Peluang emas untuk mendapatkan rezeki berlebih hari ini..Pikirnya
' Bagaimana saya tahu anda masih perawan?'
' Gampang sekali. Semua pria dewasa tahu membedakan mana perawan dan mana bukan.. Ya kan …'
' Kalau tidak terbukti? '
' Tidak usah bayar …'
' Baiklah …' Petugas satpam itu menghela napas. Kemudian melirik ke kiri dan ke kanan.
' Saya akan membantu mendapatkan pria kaya yang ingin membeli keperawanan anda. '
' Cobalah. '
' Berapa tarif yang diminta? '
' Setinggi-tingginya. '
' Berapa? '
' Setinggi-tingginya. Saya tidak tahu berapa? '
' Baiklah. Saya akan tawarkan kepada tamu hotel ini. Tunggu sebentar ya. '

Petugas satpam itu berlalu dari hadapan wanita itu.
Tak berapa lama kemudian, petugas satpam itu datang lagi dengan wajah cerah.
' Saya sudah dapatkan seorang penawar. Dia minta Rp. 5 juta. Bagaimana? '
' Tidak adakah yang lebih tinggi? '
' Ini termasuk yang tertinggi, ' Petugas satpam itu mencoba meyakinkan.
' Saya ingin yang lebih tinggi…'
' Baiklah. Tunggu disini …' Petugas satpam itu berlalu.
Tak berapa lama petugas satpam itu datang lagi dengan wajah lebih berseri.
' Saya dapatkan harga yang lebih tinggi. Rp. 6 juta rupiah. Bagaimana? '
' Tidak adakah yang lebih tinggi? '
' Nona, ini harga sangat pantas untuk anda. Cobalah bayangkan, bila anda diperkosa oleh pria, anda tidak akan mendapatkan apa apa. Atau andai perawan anda diambil oleh pacar anda, andapun tidak akan mendapatkan apa apa, kecuali janji. Dengan uang Rp. 6 juta anda akan menikmati layanan hotel berbintang untuk semalam dan keesokan paginya anda bisa melupakan semuanya dengan membawa uang banyak. Dan lagi, anda juga telah berbuat baik terhadap saya. Karena saya akan mendapatkan komisi dari transaksi ini dari tamu hotel. Adilkan. Kita sama-sama butuh … '
' Saya ingin tawaran tertinggi … ' Jawab wanita itu, tanpa peduli dengan celoteh petugas satpam itu.
Petugas satpam itu terdiam. Namun tidak kehilangan semangat.

' Baiklah, saya akan carikan tamu lainnya. Tapi sebaiknya anda ikut saya. Tolong kancing baju anda disingkapkan sedikit.
Agar ada sesuatu yang memancing mata orang untuk membeli. ' Kata petugas satpam itu dengan agak kesal.
Wanita itu tak peduli dengan saran petugas satpam itu tapi tetap mengikuti langkah petugas satpam itu memasuki lift.
Pintu kamar hotel itu terbuka. Dari dalam nampak pria bermata sipit agak berumur tersenyum menatap mereka berdua.
' Ini yang saya maksud, tuan. Apakah tuan berminat? ' Kata petugas satpam itu dengan sopan.
Pria bermata sipit itu menatap dengan seksama ke sekujur tubuh wanita itu …
' Berapa? ' Tanya pria itu kepada Wanita itu.
' Setinggi-tingginya ' Jawab wanita itu dengan tegas.
' Berapa harga tertinggi yang sudah ditawar orang? ' Kata pria itu kepada sang petugas satpam.
' Rp.. 6 juta, tuan '
' Kalau begitu saya berani dengan harga Rp. 7 juta untuk semalam. '

Wanita itu terdiam.
Petugas satpam itu memandang ke arah wanita itu dan berharap ada jawaban bagus dari wanita itu.
' Bagaimana? ' tanya pria itu.
'Saya ingin lebih tinggi lagi …' Kata wanita itu.
Petugas satpam itu tersenyum kecut.
' Bawa pergi wanita ini. ' Kata pria itu kepada petugas satpam sambil menutup pintu kamar dengan keras.
' Nona, anda telah membuat saya kesal. Apakah anda benar benar ingin menjual? '
' Tentu! '
' Kalau begitu mengapa anda menolak harga tertinggi itu … '
' Saya minta yang lebih tinggi lagi …'
Petugas satpam itu menghela napas panjang. Seakan menahan emosi. Dia pun tak ingin kesempatan ini hilang.

Dicobanya untuk tetap membuat wanita itu merasa nyaman bersamanya.
' Kalau begitu, kamu tunggu di tempat tadi saja, ya. Saya akan mencoba mencari penawar yang lainnya. '

Di lobi hotel, petugas satpam itu berusaha memandang satu per satu pria yang ada. Berusaha mencari langganan yang biasa memesan wanita melaluinya. Sudah sekian lama, tak ada yang nampak dikenalnya. Namun, tak begitu jauh dari hadapannya ada seorang pria yang sedang berbicara lewat telepon genggamnya.

' Bukankah kemarin saya sudah kasih kamu uang 25 juta Rupiah.
Apakah itu tidak cukup? ' Terdengar suara pria itu berbicara.
Wajah pria itu nampak masam seketika
' Datanglah kemari. Saya tunggu. Saya kangen kamu.
Kan sudah seminggu lebih kita engga ketemu, ya sayang?! '
Kini petugas satpam itu tahu, bahwa pria itu sedang berbicara dengan wanita.
Kemudian, dilihatnya, pria itu menutup teleponnya. Ada kekesalan di wajah pria itu.
Dengan tenang, petugas satpam itu berkata kepada Pria itu: ' Pak, apakah anda butuh wanita … Huh '

Pria itu menatap sekilas kearah petugas satpam dan kemudian memalingkan wajahnya.
' Ada wanita yang duduk disana, ' Petugas satpam itu menujuk kearah wanita tadi.
Petugas satpam itu tak kehilangan akal untuk memanfaatkan peluang ini.
'Dia masih perawan..'
Pria itu mendekati petugas satpam itu.
Wajah mereka hanya berjarak setengah meter. ' Benarkah itu? '
' Benar, pak. '
' Kalau begitu kenalkan saya dengan wanita itu … '
' Dengan senang hati. Tapi, pak …Wanita itu minta harga setinggi tingginya.'
' Saya tidak peduli … ' Pria itu menjawab dengan tegas.
Pria itu menyalami hangat wanita itu.
' Bapak ini siap membayar berapapun yang kamu minta. Nah, sekarang seriuslah ….' Kata petugas satpam itu dengan nada kesal.
' Mari kita bicara di kamar saja.' Kata pria itu sambil menyisipkan uang kepada petugas satpam itu.
Wanita itu mengikuti pria itu menuju kamarnya.

Di dalam kamar …
' Beritahu berapa harga yang kamu minta? '
' Seharga untuk kesembuhan ibu saya dari penyakit '
' Maksud kamu? '
' Saya ingin menjual satu satunya harta dan kehormatan saya untuk kesembuhan ibu saya. Itulah cara saya berterima kasih …. '
' Hanya itu …'
' Ya …! '

Pria itu memperhatikan wajah wanita itu. Nampak terlalu muda untuk menjual kehormatannya. Wanita ini tidak menjual cintanya. Tidak pula menjual penderitaannya. Tidak! Dia hanya ingin tampil sebagai petarung gagah berani di tengah kehidupan sosial yang tak lagi gratis. Pria ini sadar, bahwa di hadapannya ada sesuatu kehormatan yang tak ternilai. Melebihi dari kehormatan sebuah perawan bagi wanita. Yaitu keteguhan untuk sebuah pengorbanan tanpa ada rasa sesal. Wanta ini tidak melawan gelombang laut melainkan ikut kemana gelombang membawa dia pergi. Ada kepasrahan diatas keyakinan tak tertandingi. Bahwa kehormatan akan selalu bernilai dan dibeli oleh orang terhormat pula dengan cara-cara terhormat.

' Siapa nama kamu? '
' Itu tidak penting. Sebutkanlah harga yang bisa bapak bayar … ' Kata wanita itu
' Saya tak bisa menyebutkan harganya. Karena kamu bukanlah sesuatu yang pantas ditawar. '
'Kalau begitu, tidak ada kesepakatan! '
' Ada ! ' Kata pria itu seketika.
' Sebutkan! '
' Saya membayar keberanianmu. Itulah yang dapat saya beli dari kamu. Terimalah uang ini. Jumlahnya lebih dari cukup untuk membawa ibumu ke rumah sakit.
Dan sekarang pulanglah … ' Kata pria itu sambil menyerahkan uang dari dalam tas kerjanya.
' Saya tidak mengerti …'
' Selama ini saya selalu memanjakan istri simpanan saya. Dia menikmati semua pemberian saya tapi dia tak pernah berterima kasih. Selalu memeras. Sekali saya memberi maka selamanya dia selalu meminta. Tapi hari ini, saya bisa membeli rasa terima kasih dari seorang wanita yang gagah berani untuk berkorban bagi orang tuanya. Ini suatu kehormatan yang tak ada nilainya bila saya bisa membayar …'
' Dan, apakah bapak ikhlas…? '
' Apakah uang itu kurang? '
' Lebih dari cukup, pak … '
' Sebelum kamu pergi, boleh saya bertanya satu hal? '
' Silahkan …'
' Mengapa kamu begitu beraninya … '

' Siapa bilang saya berani. Saya takut pak …
Tapi lebih dari seminggu saya berupaya mendapatkan cara untuk membawa ibu saya ke rumah sakit dan semuanya gagal.
Ketika saya mengambil keputusan untuk menjual kehormatan saya maka itu bukanlah karena dorongan nafsu.
Bukan pula pertimbangan akal saya yang `bodoh` … Saya hanya bersikap dan berbuat untuk sebuah keyakinan … '

' Keyakinan apa? '

' Jika kita ikhlas berkorban untuk ibu atau siapa saja, maka Tuhan lah yang akan menjaga kehormatan kita … ' Wanita itu kemudian melangkah keluar kamar.

Sebelum sampai di pintu wanita itu berkata:
' Lantas apa yang bapak dapat dari membeli ini … '
' Kesadaran… '
.. . .
Di sebuah rumah di pemukiman kumuh. Seorang ibu yang sedang terbaring sakit dikejutkan oleh dekapan hangat anaknya.
' Kamu sudah pulang, nak '
' Ya, bu … '
' Kemana saja kamu, nak … Huh'
' Menjual sesuatu, bu … '
' Apa yang kamu jual?' Ibu itu menampakkan wajah keheranan. Tapi wanita muda itu hanya tersenyum …
Hidup sebagai yatim lagi miskin terlalu sia-sia untuk diratapi di tengah kehidupan yang serba pongah ini. Di tengah situasi yang tak ada lagi yang
gratis. Semua orang berdagang. Membeli dan menjual adalah keseharian yang tak bisa dielakan. Tapi Tuhan selalu memberi tanpa pamrih, tanpa perhitungan
….
' Kini saatnya ibu untuk berobat … '
Digendongnya ibunya dari pembaringan, sambil berkata: ' Tuhan telah membeli yang saya jual… '.
Taksi yang tadi ditumpanginya dari hotel masih setia menunggu di depan rumahnya. Dimasukannya ibunya ke dalam taksi dengan hati-hati dan berkata
kepada supir taksi: ' Antar kami kerumah sakit …'



Read more: wisben.com on blogger: Inilah Kisah Cerita Seorang Gadis Yang Harus Menjajakan Keperawanannya

Minggu, 27 Juni 2010

Apakah Menangis Itu Penting ?


akarta - Masalah merupakan bagian dari hidup. Setiap hari terkadang masalah selalu datang dan pergi membuat kepala Anda menjadi pusing memikirkannya. Teman mungkin menjadi salah satu solusi untuk berbagi cerita tapi bila kita tak bisa menceritakannya, mungkin menangislah jawabannya.


Anggap saja rasa stress itu adalah semacam racun pada tubuh. Yang dimana bila tak Anda keluarkan akan menimbulkan penyakit yang lebih berat. Dengan mengeluarkan keringat biasanya racun akan lebih cepat hilang dari dalam tubuh, begitu juga dengan stres. Jadi Anda dapat melegakan pikiran Anda dengan cara menangis.

Menurut beberapa penelitian, menangis dapat membuat seseorang merasa lebih tenang karena air mata yang keluar dapat juga melepaskan ketegangan syaraf pada tubuh. Air mata yang keluar itu mengandung lebih banyak protein termasuk hormon penyebab stres. Dengan menangis ini, air mata yang keluar akan merangsang produksi hormon endorphin sehingga Anda dapat merasa lebih tenang dan lebih baik.

Menyadari fungsi dari menangis ini, tak heran bila banyak psikologis yang merekomendasikan menagis sebagai salah satu langkah awal penyembuhan stres. Jadi bila Anda merasa tertekan, tidak apa jika Anda ingin menangis karena itu akan melegakan Anda.


sumber: wolipop.com

Kamis, 17 Juni 2010

Sembilan jenis Kecerdasan




1.Kecerdasan Linguistik
Kecerdasan dalam mengolah kata-kata secara efektif baik bicara ataupun menulis (jurnalis, penyair, pengacara)
Ciri-ciri :
- Dapat berargumentasi, meyakinkan orang lain, menghibur atau mengajar dengan efektif lewat kata-kata
- Gemar membaca dan dapat mengartikan bahasa tulisan dengan jelas

2. Kecerdasan Matematis-Logis
Kecerdasan dalam hal angka dan logika (ilmuwan, akuntan, programmer)
Ciri-ciri :
- Mudah membuat klasifikasi dan kategorisasi
- Berpikir dalam pola sebab akibat, menciptakan hipotesis
- Pandangan hidupnya bersifat rasional

3. Kecerdasan Visual-Spasial
Kecerdasan yang mencakup berpikir dalam gambar, serta mampu untuk menyerap, mengubah dan menciptakan kembali berbagai macam aspek visual (arsitek, fotografer, designer, pilot, insinyur)
Ciri-ciri :
- Kepekaan tajam untuk detail visual, keseimbangan, warna, garis, bentuk dan ruang
- Mudah memperkirakan jarak dan ruang
- Membuat sketsa ide dengan jelas

4. Kecerdasan Kinestetik-Jasmani
Kecerdasan menggunakan tubuh atau gerak tubuh untuk mengekspresiakan gagasan dan perasaan (atlet, pengrajin, montir, menjahit, merakit model)
Ciri-ciri :
- Menikmati kegiatan fisik (olahraga)
- Cekatan dan tidak bias tinggal diam
- Berminat dengan segala sesuatu

5. Kecerdasan Musikal
Kecerdasan untuk mengembangkan, mengekspresikan dan menikmati bentuk musik dan suara (konduktor, pencipta lagu, penyanyi dsb)
Ciri-ciri :
- Peka nada dan menyanyi lagu dengan tepat
- Dapat mengikuti irama
- Mendengar music dengan tingkat ketajaman lebih

6. Kecerdasan Interpersonal
Kecerdasan untuk mengerti dan peka terhadap perasaan, intensi, motivasi, watak dan temperamen orang lain (networker, negotiator, guru)
Ciri-ciri :
- Menghadapi orang lain dengan penuh perhatian, terbuka
- Menjalin kontak mata dengan baik
- Menunjukan empati pada orang lain
- Mendorong orang lain menyampaikan kisahnya

7. Kecerdasan Intrapersonal

Kecerdasan pengetahuan akan diri sendiri dan mampu bertidak secara adaptif berdasar pengenalan diri (konselor, teolog)
Ciri-ciri :
- Membedakan berbagai macam emosi
- Mudah mengakses perasaan sendiri
- Menggunakan pemahamannya untuk memperkaya dan membimbing hidupnya
- Mawas diri dan suka meditasi
- Lebih suka kerja sendiri

8. Kecerdasan Naturalis

Kecerdasan memahami dan menikmati alam dan menggunakanya secara produktif dan mengembangkam pengetahuan akan alam
(petani, nelayan, pendaki, pemburu)
Ciri-ciri :
- Mencintai lingkungan
- Mampu mengenali sifat dan tingkah laku binatang
- Senang kegiatan di luar (alam)

9. Kecerdasan Eksistensial

Kecerdasan untuk menjawab persoalan-persoalan terdalam eksistensi atau keberadaan manusia (filsuf, teolog,)
Ciri-ciri :
- Mempertanyakan hakekat segala sesuatu
- Mempertanyakan keberadaan peran diri sendiri di alam/ dunia

Rabu, 28 April 2010

Renungan pagi ini tanggal 29 april 2010..




Mari merenung Sejenank,,,
Ketika kita fikir kita sudah berusaha sungguh-sungguh dan tidak tahu hendak berbuat apa lagi..
Allah mempunyai jawabannya.
Ketika segalanya menjadi sesuatu yang tidak masuk akal dan kita merasa tertekan..
Allah bersama kita untuk menenangkan kita.
Jika tiba tiba kita dapat melihat jejak jejak harapan..
sebenarnya Allah sedang berbisik kepada kita.
Oleh karena itu ingatlah.. dimana pun kau berada..
Allah akan mengetahui dan senantiasa berada disamping kita...

Jumat, 23 April 2010

Seorang Ayah.!






Ayah ingin anak-anaknya punya lebih banyak kesempatan daripada dirinya,
menghadapi lebih sedikit kesulitan, lebih tidak tergantung pada
siapapun - dan (tapi) selalu membutuhkan kehadirannya. Ayah membiarkan kamu menang dalam permainan ketika kamu masih kecil,
tapi dia tidak ingin kamu membiarkannya menang ketika kamu sudah besar..
Ayah tidak ada di album foto keluarga, karena dia yang selalu memotret.
Ayah selalu tepat janji!
Dia akan memegang janjinya untuk membantu seorang teman, meskipun
ajakanmu untuk pergi sebenarnya lebih menyenangkan.Ayah selalu sedikit sedih ketika melihat anak-anaknya pergi bermain
dengan teman-teman mereka.karena dia sadar itu adalah akhir masa kecil
mereka.

Ayah mulai merencanakan hidupmu ketika tahu bahwa ibumu hamil
(mengandungmu) , tapi begitu kamu lahir, ia mulai membuat revisi.
Ayah membantu membuat impianmu jadi kenyataan bahkan diapun bisa
meyakinkanmu untuk melakukan hal-hal yang mustahil, seperti mengapung
di atas air setelah ia melepaskanya.

Ayah mungkin tidak tahu jawaban segala sesuatu, tapi ia membantu kamu
mencarinya.
Ayah mungkin tampak galak di matamu, tetapi di mata teman-temanmu dia
tampak baik dan menyayangi.

Ayah lambat mendapat teman, tapi dia bersahabat seumur hidup
Ayah benar-benar senang membantu seseorang… tapi ia sukar meminta
bantuan.

Ayah di dapur. Membuat memasak seperti penjelajahan ilmiah.
Dia punya rumus-rumus dan formula racikannya sendiri, dan hanya dia
sendiri yang mengerti bagaimana menyelesaikan persamaan-persamaan rumit itu.
Dan hasilnya?… .mmmmhhh…” tidak terlalu mengecewakan” ^_~

Ayah mungkin tidak pernah menyentuh sapu ketika masih muda, tapi ia
bisa belajar dengan cepat.

Ayah paling tahu bagaimana mendorong ayunan cukup tinggi untuk
membuatmu senang tapi tidak takut.

Ayah akan memberimu tempat duduk terbaik dengan mengangkatmu dibahunya,
ketika pawai lewat.
Ayah tidak akan memanjakanmu ketika kamu sakit, tapi ia tidak akan
tidur semalaman. Siapa tahu kamu membutuhkannya.
Ayah menganggap orang itu harus berdiri sendiri, jadi dia tidak mau
memberitahumu apa yang harus kamu lakukan, tapi ia akan menyatakan rasa
tidak setujunya.
Ayah percaya orang harus tepat waktu. karena itu dia selalu lebih awal
menunggumu.

AYAH ITU MURAH HATI…..
Ia akan melupakan apa yang ia inginkan, agar bisa memberikan apa yang
kamu butuhkan…. .
Ia menghentikan apa saja yang sedang dikerjakannya, kalau kamu ingin
bicara…

Ia selalu berfikir dan bekerja keras untuk membayar spp mu tiap
semester, meskipun kamu tidak pernah membantunya menghitung berapa
banyak kerutan di dahinya….
Ayah mengangkat beban berat dari bahumu dengan merengkuhkan tangannya
disekeliling beban itu….

Ayah akan berkata ,, tanyakan saja pada ibumu”
Ketika ia ingin berkata ,,tidak”
Ayah tidak pernah marah, tetapi mukanya akan sangat merah padam ketika
anak gadisnya menginap di rumah teman tanpa izin
Dan diapun hampir tidak pernah marah, kecuali ketika anak lelakinya
kepregok menghisap rokok dikamar mandi.
Ayah mengatakan ,, tidak apa-apa mengambil sedikit resiko asal kamu
sanggup kehilangan apa yang kamu harapkan”

Pujian terbaik bagi seorang ayah adalah ketika dia melihatmu melakukan
sesuatu hal yang baik persis seperti caranya…..
Ayah lebih bangga pada prestasimu, daripada prestasinya sendiri….
Ayah hanya akan menyalamimu ketika pertama kali kamu pergi merantau
meningalkan rumah, karena kalau dia sampai memeluk mungkin ia tidak
akan pernah bisa melepaskannya.

Ayah tidak suka meneteskan air mata ….
ketika kamu lahir dan dia mendengar kamu menangis untuk pertama
kalinya,dia sangat senang sampai-sampai keluar air dari matanya
(ssst..tapi sekali lagi ini bukan menangis)

ketika kamu masih kecil, ia bisa memelukmu untuk mengusir rasa
takutmu…ketika kau mimpi akan dibunuh monster…
tapi…..ternyata dia bisa menangis dan tidak bisa tidur sepanjang
malam, ketika anak gadis kesayangannya di rantau tak memberi kabar
selama hampir satu bulan.

Ayah pernah berkata :” kalau kau ingin mendapatkan
pedang yang tajam dan berkwalitas tinggi, janganlah mencarinya dipasar
apalagi tukang loak, tapi datang dan pesanlah langsung dari pandai
besinya. begitupun dengan cinta dan teman dalam hidupmu,jika kau ingin
mendaptkan cinta sejatimu kelak, maka minta dan pesanlah pada Yang
Menciptakannya”

Untuk masa depan anak lelakinya Ayah berpesan: ,,jadilah lebih kuat dan
tegar daripadaku, pilihlah ibu untuk anak-anakmu kelak wanita yang
lebih baik dari ibumu , berikan yang lebih baik untuk menantu dan
cucu-cucuku, daripada apa yang yang telah ku beri padamu”

Dan Untuk masa depan anak gadisnya ayah berpesan :” jangan cengeng
meski kau seorang wanita, jadilah selalu bidadari kecilku dan bidadari
terbaik untuk ayah anak-anakmu kelak! laki-laki yang lebih bisa
melindungimu melebihi perlindungan Ayah, tapi jangan pernah kau
gantikan posisi Ayah di hatimu”

Ayah bersikeras,bahwa anak-anakmu kelak harus bersikap lebih baik
daripada kamu dulu….
Ayah bisa membuatmu percaya diri…
karena ia percaya padamu…
Ayah tidak mencoba menjadi yang terbaik, tapi dia hanya mencoba
melakukan yang terbaik….
Dan terpenting adalah…
Ayah tidak pernah menghalangimu untuk mencintai Tuhan, bahkan dia akan
membentangkan seribu jalan agar kau dapat menggapai cintaNya, karena
diapun mencintaimu karena cintaNya.

Jumat, 26 Februari 2010

BEGITU SEMPURNYANYA SANG ISTRI, HINGGA SANG SUAMI TAK MENCATAT KEKURANGANNYA

Seorang pria dan kekasihnya menikah
dan acaranya pernikahannya sungguh megah.
Semua kawan-kawan dan keluarga mereka hadir menyaksikan
dan menikmati hari yang berbahagia tersebut.
Suatu acara yang luar biasa mengesankan.

Mempelai wanita begitu anggun dalam gaun putihnya
dan pengantin pria dalam tuxedo hitam yang gagah.
Setiap pasang mata yang memandang setuju mengatakan
bahwa mereka sungguh-sungguh saling mencintai.

Beberapa bulan kemudian,
sang istri berkata kepada suaminya,
“Sayang, aku baru membaca sebuah artikel di majalah
tentang bagaimana memperkuat tali pernikahan,”
katanya sambil menyodorkan majalah tersebut.
“Masing-masing kita akan mencatat hal-hal yang kurang kita sukai dari pasangan kita.

Kemudian, kita akan membahas bagaimana merubah hal-hal tersebut
dan membuat hidup pernikahan kita bersama lebih bahagia”
Suaminya setuju dan mereka mulai memikirkan hal-hal dari pasangannya
yang tidak mereka sukai dan berjanji tidak akan tersinggung ketika pasangannya
mencatat hal-hal yang kurang baik sebab hal tersebut untuk kebaikkan mereka bersama.

Malam itu mereka sepakat untuk berpisah kamar
dan mencatat apa yang terlintas dalam benak mereka masing-masing.
Besok pagi ketika sarapan, mereka siap mendiskusikannya.
“Aku akan mulai duluan ya”, kata sang istri.
Ia lalu mengeluarkan daftarnya.
Banyak sekali yang ditulisnya, sekitar 3 halaman.

Ketika ia mulai membacakan satu persatu hal yang tidak dia sukai dari suaminya,
ia memperhatikan bahwa airmata suaminya mulai mengalir.
“Maaf, apakah aku harus berhenti?” tanyanya.
“Oh tidak, lanjutkan” jawab suaminya.

Lalu sang istri melanjutkan membacakan semua yang terdaftar,
lalu kembali melipat kertasnya dengan manis diatas meja
dan berkata dengan bahagia
“Sekarang gantian ya, engkau yang membacakan daftarmu”.

Dengan suara perlahan suaminya berkata
“Aku tidak mencatat sesuatupun di kertasku.
Aku berpikir bahwa engkau sudah sempurna,
dan aku tidak ingin merubahmu.
Engkau adalah dirimu sendiri.
Engkau cantik dan baik bagiku.
Tidak satupun dari pribadimu yang kudapatkan kurang”

Sang istri tersentak dan tersentuh oleh pernyataan dan ungkapan cinta
serta isi hati suaminya.
Bahwa suaminya menerimanya apa adanya,
Ia menunduk dan menangis.

Minggu, 14 Februari 2010

Jangan Remehkan Seks si Tua




Montreal, Usia senja identik dengan tubuh yang penyakitan dan kemampuan seks yang menurun. Memang benar tubuh si tua tidaklah sebugar si muda, tapi untuk kehidupan seks dan kesehatan mentalnya, si tua ternyata lebih unggul.

Jadi jangan dikira cinta akan pupus seiring bertambahnya usia. Psikolog Kanada menyebutkan itu adalah mitos. Justru pasangan tua memiliki cinta yang lebih kuat ketimbang pasangan muda karena kehidupan seksnya lebih memuaskan.

Berdasarkan hasil tes kebahagiaan the Spanier Dyadic Adjustment Scale terhadap 508 orang, pasangan di atas 65 tahun memiliki skor yang lebih tinggi (120) daripada pasangan muda (114) dalam kriteria kepuasan seksual, komunikasi, kekuatan cinta dan fungsi kebersamaan.

Peneliti menduga faktor kebersamaan menjadi faktor paling penting setelah pasangan memasuki usia lanjut, terutama jika sudah pensiun.

"Pasangan tua akan punya waktu lebih banyak untuk melakukan hal bersama-sama, seperti bulan madu kedua saja," ujar Gilles Trudel, profesor psikologi dari University of Quebec Montreal seperti dikutip dari Digg, Senin (15/2/2010).

Trudel juga mengatakan bahwa pasangan tua memiliki tingkat pemahaman tentang seks yang lebih kuat daripada pasangan muda. Semakin tua pasangan, bukan berarti kehidupan seks pun semakin berkarat.

"Ada mitos yang salah selama ini yang menyebutkan kehidupan seks di usia lanjut akan mengalami penurunan kualitas. Hal ini membuat pasangan muda menjadi ketakutan menghadapi masa depan. Padahal itu tidak benar, semakin tua seseorang, kekuatan cinta dan mentalnya lebih besar," tutur Trudel.

Menurut Trudel, ketika memasuki usia lanjut, kehidupan seksual akan mengalami transformasi. Pria akan mengalami disfungsi ereksi dan wanita kehilangan cairan lubrikasinya. Tapi keadaan itu justru membuat keduanya saling mengerti mentalnya lebih kuat.

"Lagipula mereka masih bisa mendapatkan kepuasan dari pengobatan medis. Tapi yang paling penting dalam menjaga hubungan adalah jangan pernah memotong pembicaraan pasangan, dengarkanlah lebih banyak dan jangan pernah yakin tahu apa yang ingin ia katakan karena dengan begitu Anda akan merasa omongannya tidak penting, dan dari situlah keretakan hubungan dimulai," jelas Trudel.

Rabu, 10 Februari 2010

Ketika Jodoh Tidak Kunjung Tiba





Hmmm…. bicara tentang jodoh, ada orang yang begitu mudah mendapatkan jodoh ketika berusia masih sangat belia, saat duduk di bangku SMU atau pun saat kuliah, sementara itu ada pula orang yang telah mencoba berbagai usaha, namun sang jodoh pun tidak kunjung tiba.

Seringkali kita mendengar cerita pasangan yang sudah cukup lama pacaran, tiba-tiba mereka putus, entah karena ada perbedaan prinsip ataupun hal yang lainnya, sudah tidak ada kecocokan satu sama lain, biasanya mereka dengan getir akan mengatakan “Mungkin dia bukan jodoh saya” atau “Sudah tidak ada lagi rasa cinta” dan ada pula orang yang berkenalan dalam jangka waktu singkat, kemudian melangsungkan pernikahan, dan mengatakan “Dia adalah jodohku, inilah orang yang selama ini kucari-cari”.

Beberapa hari yang lalu, ketika saya sedang melakukan seleksi calon karyawan yang akan bekerja di departemenku, sambil memeriksa surat lamaran yang masuk yang saya terima dari HRD, tiba-tiba rekan kerjaku wanita yang duduk di sebelah ruanganku menghampiriku sambil berbisik “Ri, kalau bisa seleksi calon karyawan yang cowo saja yang single, kan departemen kita sudah kebanyakan karyawati, biar ada pemandangan yang segar.” Sementara itu rekan kerjaku cowok yang bekerja di bagian IT dan Project, yang mayoritas karyawannya cowok, malah minta kepada rekan kerjaku, untuk melakukan seleksi karyawan baru yang cewek, hehe...



Ketika saya duduk di bangku SD kelas V, teman sebangku saya yang usianya lebih tua dariku sekitar dua tahun, berpacaran dengan teman sekelasku, dan begitu keduanya lulus SMU, mereka pun menikah dalam usia yang belia dan pernikahannya langgeng hingga saat ini. Lucu juga ya membayangkan saat SD sudah punya pacar, apalagi dulu belum ada yang namanya internet dan telepon genggam, menulis surat pakai sobekan buku tulis, kalau mereka sedang marahan, temanku suka curhat dan memberikan surat dari pacarnya kepadaku, untungnya waktu itu saya masih culun, dan nggak ikutan punya pacar saat SD, kalau naksir sama kakak kelas atau sang ketua kelas sih sering, tapi ya cuma disimpan di dalam hati, paling juga memberikan senyum dan sementara orang yang ditaksir juga nggak pernah mengetahuinya, namanya juga cinta monyet.

Ketika jodoh yang ditunggu-tunggu tidak juga kunjung datang, apakah kita akan berdiam diri menunggu sang pujaan hati datang seperti halnya dongeng cinderella atau putri salju, ataukah sibuk berburu jodoh dengan mengikuti sebuah acara pencarian jodoh di televisi, atau dengan memperluas jaringan pertemanan lewat beberapa situs pertemanan yang sedang marak saat ini.

Beberapa temanku telah memiliki pujaan hati ketika berusia masih sangat belia, seperti saat duduk di bangku SMU ataupun saat kuliah, biasanya lebih mengenal watak dan kepribadian satu sama lain karena hampir setiap hari bertemu dan bisa menjadi pemicu dan semangat kuliah, sama-sama berjuang mulai dari titik nol, karena pada saat itu statusnya sama yaitu siswa atau mahasiswa dan usianya pun sepantaran.

Ketika saya duduk di bangku SMU, ada tiga pasang teman yang kebetulan mereka semuanya adalah teman satu kelasku, kisah cintanya berakhr di pelaminan ketika mereka lulus kuliah.

Pada masa kuliah dulu, biasanya anak-anak dari fakultas tertentu seperti teknik yang mayoritas adalah cowo kerap berkunjung dan bermain ke fakultas ekonomi, yang bagian besar mahasiswanya adalah cewek, atau mahasiswa fakultas kedokteran umum sering bermain di fakultas gigi, dan mahasiswa yang berbeda fakultas akan bertemu saat bergabung di beberapa klub seperti fotography, pencinta alam, seni dan klub lainnya yang diselenggarakan di kampus.

Ada teman kuliahku yang menikah saat masih kuliah di semester dua, perbedaan usianya dengan suaminya sekitar enam tahunan, seorang pengusaha yang sukses dan pesta pernikahannya di sebuah hotel papan atas sangat meriah dan dihadiri oleh banyak pejabat pula. Teman-teman kuliahku mengira kalau temanku ini akan meninggalkan bangku kuliah, tetapi kenyataannya temanku dapat menyelesaikan kuliahnya dalam waktu empat tahun dan memilih untuk tidak mempunyai anak selama masa kuliah, terus terang saja, kita salut dengan temanku.

Pernikahan temanku ini merupakan berkat juga bagi teman kuliahku yang lain, sebut saja Intan, ketika pulang dari acara resepsi pernikahan, Intan bersama dengan Bayu dan teman-teman lainnya termasuk saya menggoda Intan dan Bayu, mengatakan kalau mereka cocok, sama-sama pendiam, kutu buku, pintar dan jangkung dan mereka cocok jadi pasangan. Intan dan Bayu tampak malu dan ternyata enam bulan kemudian terdengar kabar kalau Intan dan Bayu jadian, hmm.. entah mereka berdua sudah saling tertarik satu sama lain ataukah karena godaan iseng dari teman-teman kuliahnya termasuk saya, dan sekarang Intan dan Bayu telah memiliki sepasang anak kembar yang lucu.

Saya dan Mutiara berteman baik sejak kuliah hingga saat ini, kita suka jajan gorengan dan mie ayam di belakang kampus, ikut acara berkemah bersama, mencari bahan untuk tugas skripsi, wisuda pada hari yang sama, kebetulan kita berdua dapat menyelesaikan kuliah sekitar 4 tahun, sampai melamar kerja pun bersama-sama di perusahaan konsultan, meskipun pada akhirnya saya diterima di perusahaan konsultan, sedangkan Mutiara tidak diterima di sana.


Mutiara adalah gadis yang manis dan ramah, tidak heran kalau banyak teman kampus yang menyukai Mutiara, salah satunya adalah Gilang yang merupakan teman sekolah Mutiara juga saat SMU dulu yang konon menyukai Mutiara sejak bangku SMU dulu. Satu tahun setelah lulus kuliah, Mutiara pun melangsungkan pernikahannya dengan Angkasa yang kuliah di negara paman Sam, di mana Gilang dan Angkasa juga merupakan teman saat SMU dulu. Ketika Mutiara akan menelepon Gilang untuk hadir ke resepsi pernikahannya, dikiranya malah akan diundang dalam acara pesta ulang tahun Mutiara, saya pun ketika mendengarnya cerita ini dari Mutiara, tidak bisa menahan ketawa.

Sekitar enam bulan yang lalu, ketika saya datang ke repsesi pernikahan seorang teman kuliah, saya bertemu kembali dengan Gilang dan Mutiara, kebetulan Mutiara datang bersama anaknya yang manis seperti mamanya. Tiba-tiba Gilang yang masih lajang hingga kini berkata kepada Mutiara “Muti, coba dulu kalau kamu terima cintaku, pastinya kamu akan lebih bahagia dan aku akan selalu menemanimu”. Mutiara pun menyikapi dengan senyuman yang mempesona, sementara saya langsung secara spontan menyenggol tangan Gilang dan tidak kuasa untuk menahan gelak tawa.

Gilang memang pernah bercerita kepada saya, kalau Mutiara adalah cinta pertamanya, dan ia pernah mencoba beberapa kali berhubungan dengan gadis lain, tetapi selalu kandas di tengah jalan, katanya belum bisa melupakan Mutiara, padahal waktu telah berlalu sekian lama dan Mutiara pun telah memiliki seorang putri.

Ada seorang rekan kantorku cewe yang bergabung di kantorku sekitar tiga bulan, kira-kira dua minggu sebelum mengundurkan diri sempat membina hubungan dengan rekan kerja cowok yang lainnya departemen, dan kini mereka pun telah menikah. Kalau memang sudah jodoh, seakan-akan ia bekerja di kantorku hanya untuk mencari pasangan hidup, sementara itu ada yang sudah bekerja bertahun-tahun di kantorku belum juga menemukan pasangannya, padahal temanku yang belum memiliki pasangan ini, cantik, supel, pandai bergaul, dan karir di kantor pun cukup baik, tetapi ia bersikap santai saja.

Beberapa minggu yang lalu, saya sempat hadir di sebuah resepsi seorang kerabat, pengantin cowoknya adalah pemuda yang ganteng lulusan dari negara kangguru dan telah memiliki permanent residence di negara Aussie, sementara pengantin ceweknya cantik baru lulus kuliah beberapa bulan yang lalu. Saudara sepupuku sempat membisikan kepadaku kalau sang pengantin berkenalan lewat situs pertemanan facebook sekitar satu tahun yang lalu dan baru bertemu muka beberapa kali di Indonesia dan rencananya mereka akan menetap di negara Aussie setelah melangsungkan pernikahan, ternyata dunia maya kini mempunyai sisi yang baik memudahkan orang menemukan pasangan hidup dan jarak kini bukan lagi merupakan masalah, komunikasi internet yang memudahkan suatu hubungan pula.

Bagi sebagian orang dengan mudah dapat menemukan jodohnya saat duduk di bangku SMU ataupun masa kuliah serta ada pula bertemu dengan pasangannya di tempat kerja, tetapi tidak bagi sebagian orang harus mencari pasangan jiwanya dengan berbagai cara, misalnya dengan ikut kontak pertemuan atau kontak jodoh di sebuah surat kabar, meskipun situs pertemanan di dunia maya kini kian banyak anggotanya dan stasiun televisi pun ikut meramaikan acara pencarian jodoh.

Kontak pertemanan di surat kabar pun, anggotanya juga tidak sedikit, menempati setengah halaman surat kabar yang terbit pada hari Minggu, standar usia minimalnya adalah 25 tahun untuk gadis dan 27 tahun untuk jejaka, sedangkan bagi yang berstatus telah berpisah secara resmi tidak ada batas usianya, dan bagi yang telah berhasil mendapatkan pasangannya, biasanya akan diumumkan telah mengundurkan diri dan ada ucapan selamat dari pengelola kontak pertemanan ini.

Ketika saya duduk di bangku SMU, kakak sepupuku cewe pernah ikut mendaftar sebagai anggota kontak jodoh di surat kabar. Saya baru mengetahui ketika pada suatu sore hari, kakak sepupu datang membawa satu tas plastik besar yang isinya adalah surat dengan amplop tertutup, waktu itu saya sempat keheranan, akhirnya kakak sepupu cepat-cepat mengajakku masuk ke kamarku, sambil segera mengunci pintu kamar, sambil berbisik kepadaku “Ri, aku ikut anggota kontak jodoh di surat kabar sekitar dua bulan yang lalu, dan ini adalah surat-surat perkenalan yang ditujukan kepadaku, enggak mungkin Ri kalau aku membuka surat ini di rumahku”.

Kakak sepupuku akhirnya menginap di rumahku, kebetulan saat itu masa liburan sekolahku, dari sore hari hingga malam hari, kita sibuk membuka isi surat kontak pertemanan tersebut, isinya bermacam-macam, ada yang secara langsung mengajak hubungan yang lebih serius, ada yang berkenalan terlebih dahulu dan bahkan ada bersedia datang dari luar kota untuk menemui kakak sepupuku.

Keesokan harinya, kita berdua bangun kesiangan, karena semalaman membaca surat perkenalan untuk kakak sepupuku, kalau sekarang dipikir-pikir lagi, kok dulu saya iseng banget ikut membaca surat perkenalan tersebut. Akhirnya kakak sepupuku mengambil keputusan untuk tidak membalas semua surat perkenalan tersebut, kasihan juga sih yang telah serius menulis surat perkenalan kepada kakak sepupu, bahkan beberapa diantaranya memberikan perangko balasan pula, perangkonya kalau dikumpulkan lumayan banyak juga.





Sekitar dua tahun kemudian, kakak sepupuku melangsungkan pernikahan, ketika itu saya sudah menjadi mahasiswi, saat memberikan surat undangan kepada orang tuaku, secara iseng saya pun menanyakan tentang calon kakak sepupuku, ia pun menceritakan dengan antusias kalau ia dan pasangannya bertemu karena kakak sepupuku hampir setiap hari ikut bareng mobilnya saat bekerja di kawasan industri Pulo Gadung, berhubung jarak antara pintu masuk ke lokasi kerja cukup jauh, biasanya ada mobil yang menunggu di depan pintu masuk kawasan, dan beberapa karyawan yang bekerja sana akan memberikan uang pengganti bensin kepada yang punya mobil. Ternyata kalau memang sudah jodoh, memang selalu ada jalannya.

Meskipun saat ini bukan jamannya acara perjodohan ala mak comblang yang menjodohkan pasangan, tidak salahnya jika kita menerima tawaran teman untuk mengenalkan kita kepada temannya, kalau cocok ya dilanjutkan ke jenjang lebih lanjut, dan kalau kurang cocok biasa sebagai teman saja, namaya juga usaha dalam mencari jodoh.

Cerita lainnya mengenai perjodohan ala mak comblang ini, tanteku mempunyai empat orang anak, dan kebetulan semuanya adalah cowo, dan rupanya tanteku ingin kalau anaknya segera berkeluarga, padahal si sulung usianya pun masih belia, sedang meniti karir di sebuah perusahaan multi nasional, dan anak keduanya memilih untuk berwiraswasta. Tanteku sibuk mencari anak gadis kenalan untuk dijodohkan kepada si sulung dan anak keduanya, kebetulan kedua anaknya selalu mau hadir di acara makan malam bersama kenalan sang bunda, meskipun setelah acara makan malam tidak ada kelanjutannya lagi.

Ketika jodoh yang kita nantikan tidak juga kunjung tiba, apakah kita harus pasrah dan berdiam diri saja?

Hmm.. rasanya kita perlu membuka diri, mungkin dengan mengikuti beberapa klub hobby, dengan kesamaan hobby memudahkan saling komunikasi satu sama lain, bersikap lebih ramah kepada orang lain, mungkin selama ini, kita bersikap terlalu cuek dan kaku, sehingga orang ragu mendekati kita, tidak melihat seseorang dari fisik dan penampilannya saja, pindah kerja ke tempat kerja baru mungkin bisa menjadi salah satu alternatif kalau di tempat kerja saat ini mayoritas cowok dan cewek semua, meminta bantuan teman untuk mengenalkan temannya, merubah penampilan misalnya gaya rambut dan busana.

Untuk cowok harus berani mengatakan langsung kepada seseorang yang ditaksirnya, kalau ditolak yang sudah resiko, dan bagi cewe mungkin kurang lazim untuk menyatakan rasa ketertarikan lebih dahulu, bisa dengan cara memberi perhatian yang lebih kepada cowok yang ditaksirnya.

Cinta dapat terjadi karena pandangan pertama, meskipun kita baru pertama kali bertemu kok rasanya sudah cocok, kebersamaan dan kedekatan dalam waktu tertentu yang menimbulkan benih-benih cinta, yang biasa dikenal dengan cinta lokasi, rasa kagum pada seseorang yang lama kelamaan tumbuh menjadi cinta, ada kecocokan dan kesepemahaman dalam berkomunikasi satu sama lain.

Ketika jodoh tidak kunjung tiba, kita pun harus percaya diri, optimis dan lebih membuka diri, serta percaya kalau jodoh akan datang pada saat yang tepat dan tentunya harus dibarengi pula dengan usaha dalam mencari jodoh dan berdoa.

Senin, 08 Februari 2010

Kawin di Usia Belia Berisiko Kanker Serviks






Jakarta, Impian menikah muda, punya pendamping, anak, rumah dan menggapai bahagia di masa muda rasanya memang menyenangkan bagi beberapa perempuan. Tapi hati-hati, kawin muda terutama di bawah 17 tahun justru berisiko kena kanker serviks.

Kanker serviks (leher rahim) merupakan kanker terbanyak pada perempuan Indonesia selain kanker payudara. Setiap harinya diperkirakan ada 20 perempuan meninggal dunia karena kanker ini.

"Salah satu penyebab kanker serviks adalah kawin di usia muda, terutama di bawah 17 tahun. Semakin muda usia pertama kali berhubungan seks, semakin besar risiko daerah reproduksi terkontaminasi virus," kata Dr dr Laila Nuranna, SpOG(K) dalam acara Women's Health Expo di Puri Agung Sahid Jaya Hotel, Sabtu (6/2/2010).

Fenomena nikah muda banyak terjadi di kampung-kampung atau daerah pedesaan, tapi saat ini tidak sedikit juga orang kota yang melakukan nikah muda.

Selain menikah muda, dr Laila juga menyebutkan faktor lain penyebab kanker serviks diantaranya wanita yang berusia 30-50 tahun, infeksi pada kelamin, banyak berhubungan seksual, merokok, kurang vitamin A/C/E.

Menurut dr Laila, kanker serviks tidak akan muncul begitu saja, tapi butuh waktu 3-17 tahun untuk menjadi kanker, gejala awalnya pun tidak akan terlihat.

"Pada tahap awal penyakit ini tidak menimbulkan keluhan atau gejala klinis. Tapi pada stadium lanjut gejalanya adalah keputihan yang berbau dan bercampur darah, pendarahan di luar haid, pendarahan setelah senggama, nyeri panggul atau tidak dapat buang air kecil," jelas dr Laila.

Jika kanker serviks ditemukan pada tahap prakanker, maka peluang untuk sembuh sangat besar, untuk itulah pentingnya pemeriksaan.

Pemeriksaan bisa dilakukan dengan tes pap smear, IVA, kolposkopi atau tes HPV-DNA. Saat ini juga sudah ada vaksin untuk mencegah infeksi HPV onkogenik 16 dan 18 yang diperkirakan menjadi penyebab 70 persen kasus kanker serviks di dunia.

Vaksinasi telah direkomendasikan oleh IDAI (Ikatan Dokter Anak Indonesia) dan HOGI (Himpunan Onkologi Genekologi Indonesia) untuk dapat mulai diberikan pada remaja putri mulai usia 10 tahun.

Sabtu, 09 Januari 2010

Surat dari manusia masa depan

Kepada Yth Manusia Di Tahun 2009,..


Aku hidup di tahun 2050. Aku berumur 50 tahun, tetapi kelihatan seperti sudah 85 tahun. Aku mengalami banyak masalah kesehatan, terutama masalah ginjal karena aku minum sangat sedikit air putih. Aku fikir aku tidak akan hidup lama lagi. Sekarang, aku adalah orang yang paling tua di lingkunganku.


Aku teringat disaat aku berumur 5 tahun semua sangat berbeda, masih banyak pohon di hutan dan tanaman hijau di sekitar, setiap rumah punya halaman dan taman yang indah, dan aku sangat suka bermain air dan mandi sepuasnya.

Sekarang, kami harus membersihkan diri hanya dengan handuk sekali pakai yang di basahi dengan minyak mineral. Sebelumnya, rambut yang indah adalah kebanggaan semua perempuan. Sekarang, kami harus mencukur habis rambut untuk membersihkan kepala tanpa menggunakan air. Sebelumnya, ayahku mencuci mobilnya dengan menyemprotkan air langsung dari keran ledeng.


Sekarang, anak-anak tidak percaya bahwa dulunya air bisa digunakan untuk apa saja. Aku masih ingat seringkali ada pesan yang mengatakan: “JANGAN MEMBUANG BUANG AIR” Tapi tak seorangpun memperhatikan pesan tersebut. Orang beranggapan bahwa air tidak akan pernah habis karena persediaannya yang tidak terbatas.

Sekarang, sungai, danau, bendungan dan air bawah tanah semuanya telah tercemar atau sama sekali kering. Pemandangan sekitar yang terlihat hanyalah gurun-gurun pasir yang tandus. Infeksi saluran pencernaan, kulit dan penyakit saluran kencing sekarang menjadi penyebab kematian nomor satu.

Industri mengalami kelumpuhan, tingkat pengangguran mencapai angka yang sangat dramatik. Pekerja hanya dibayar dengan segelas air minum per harinya. Banyak orang menjarah air di tempat-tempat yang sepi. 80% makanan adalah makanan sintetis.

Sebelumnya, rekomendasi umum untuk menjaga kesehatan adalah minum sedikitnya 8 gelas air putih setiap hari. Sekarang, aku hanya bisa minum setengah gelas air setiap hari. Sejak air menjadi barang langka, kami tidak mencuci baju, pakaian bekas pakai langsung dibuang, yang kemudian menambah banyaknya jumlah sampah.Kami menggunakan septic tank untuk buang air, seperti pada masa lampau, karena tidak ada air.


Manusia di jaman kami kelihatan menyedihkan: tubuh sangat lemah; kulit pecah-pecah akibat dehidrasi; ada banyak koreng dan luka akibat banyak terpapar sinar matahari karena lapisan ozon dan atmosfir bumi semakin habis. Karena keringnya kulit, perempuan berusia 20 tahun kelihatan seperti telah berumur 40 tahun. Para ilmuwan telah melakukan berbagai investigasi dan penelitian, tetapi tidak menemukan jalan keluar. Manusia tidak bisa membuat air.


Sedikitnya jumlah pepohonan dan tumbuhan hijau membuat ketersediaan oksigen sangat berkurang, yang membuat turunnya kemampuan intelegensi generasi mendatang.


Morphology manusia mengalami perubahan… yang menghasilkan/melahirkan anak-anak dengan berbagai masalah defisiensi, mutasi, dan malformasi. Pemerintah bahkan membuat pajak atas udara yang kami hirup: 137 m3 per orang per hari. [31.102 galon] Bagi siapa yang tidak bisa membayar pajak ini akan dikeluarkan dari “kawasan ventilasi” yang dilengkapi dengan peralatan paru-paru mekanik raksasa bertenaga surya yang menyuplai oksigen. Udara yang tersedia di dalam “kawasan ventilasi” tidak berkulitas baik, tetapi setidaknya menyediakan oksigen untuk bernafas.Umur hidup manusia rata-rata adalah 35 tahun. Beberapa negara yang masih memiliki pulau bervegetasi mempunyai sumber air sendiri. Kawasan ini dijaga dengan ketat oleh pasukan bersenjata. Air menjadi barang yang sangat langka dan berharga, melebihi emas atau permata.


Disini ditempatku tidak ada lagi pohon karena sangat jarang turun hujan. Kalaupun hujan, itu adalah hujan asam.Tidak dikenal lagi adanya musim. Perubahan iklim secara global terjadi di abad 20 akibat efek rumah kaca dan polusi.

Kami sebelumnya telah diperingatkan bahwa sangat penting untuk menjaga kelestarian alam, tetapi tidak ada yang peduli. Pada saat anak perempuanku bertanya bagaimana keadaannya ketika aku masih muda dulu, aku menggambarkan bagaimana indahnya hutan dan alam sekitar yang masih hijau.

Aku menceritakan bagaimana indahnya hujan, bunga, asyiknya bermain air, memancing di sungai, dan bisa minum air sebanyak yang kita mau. Aku menceritakan bagaimana sehatnya manusia pada masa itu. Dia bertanya: – Ayah ! Mengapa tidak ada air lagi sekarang ? Aku merasa seperti ada yang menyumbat tenggorokanku.


... Aku tidak dapat menghilangkan perasaan bersalah, karena aku berasal dari generasi yang menghancurkan alam dan lingkungan dengan tidak mengindahkan secara serius pesan-pesan pelestarian… dan banyak orang lain juga !. Aku berasal dari generasi yang sebenarnya bisa merubah keadaan, tetapi tidak ada seorangpun yang melakukan.


Sekarang, anak dan keturunanku yang harus menerima akibatnya, Sejujurnya, dengan situasi ini kehidupan di planet bumi tidak akan lama lagi punah, karena kehancuran alam akibat ulah manusia sudah mencapai titik akhir. Aku berharap untuk bisa kembali ke masa lampau dan meyakinkan umat manusia untuk mengerti apa yang akan terjadi… Pada saat itu masih ada kemungkinan dan waktu bagi kita untuk melakukan upaya menyelamatkan planet bumi ini ! Tolong Kirim surat ini ke semua teman dan kenalan anda, walaupun hanya berupa pesan, kesadaran global dan aksi nyata akan pentingnya melestarikan air dan lingkungan harus dimulai dari setiap orang. Persoalan ini adalah serius dan sebagian sudah menjadi hal yang nyata dan terjadi di sekitar kita. Lakukan untuk anak dan keturunan mu kelak”

“AIR DAN BUMI UNTUK MASA DEPAN”

“TANAMLAH SEBANYAK-BANYAKNYA POHON DAN HEMATLAH AIR”

“UNTUK ANAK DAN CUCUMU KELAK DIMASA DEPAN”

Sekarang...

Ini adalah pilihanmu...

Untuk menjaga planet kita yang indah ini

atau

menjadi egois dan tidak menghiraukan kebutuhan generasi masa depan kita...
 
BlueTree.As Copyright © 2009 Blogger Template Designed by Bie Blogger Template